Posted by: Grace Paramita | October 24, 2010

berjalan

Jalan yang tak berujung, kujalani dengan sepenuh hati tetapi aku ngga tau arahnya kemana ….tadinya kupikir sudahlah jalani saja toh anyway aku bergandengan tangan dengannya dan dia menuntun diriku jadi aku tenang saja.

Jalanan yg kulalui sudah menanjak dan dan membelok dan berkelok, kami tetap bergandengan tangan….lama kelamaan jalanku makin lambat dan makin lambat karena kakiku sudah mulai capek dan ngilu….pegangan tangan itu makin lama pun makin mengendur.

Dia berjalan satu langkah didepanku, dengan speed yang berbeda akhirnya ia menjadi 5 langkah didepanku.

Nafas tersenggal, keringat bercucur, tengoorokan kering, dan kau makin jauh..

Aku memanggil dan dia hanya menengok, tadinya dia menunggu tetapi makin lama ia hanya menengok dan makin lama dia hanya diam membisu

Tanjakan dan jalanan terjal berbatu ini membuat fisik dan jiwaku menjadi lemah,

Sanggupkah aku mengejarnya ? Atau aku harus berhenti dititik ini ?….

aku hanya berjalan dan berjalan mengikuti jalan yg membawaku entah kemana….

Posted by GPW with WordPress for BlackBerry.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: