Posted by: Grace Paramita | January 9, 2010

berdiri di titik nadir

geu 6 bulan yang lalu berdiri di titik nadir dalam hidup gue , tanpa punya uang, tanpa teman, tanpa saudara, tanpa pekerjaan…..dan dititik itu gue melihat bahwa geu bukanlah apa apa dan dititik itu geu hanya ingat Tuhan dan rasanya gue dekat sekali dengan Tuhan……

kenapa manusia harus sampai dititik itu baru bisa merasa dekat dengan penciptanya ?……

itu pegnalaman temanku…….

aku pernah berdiri di titik nadir…….dan aku berhasil melewatinya…..dengan cahaya didepanku, dengan doa dari sahabat jiwaku, dan dengan dorongan sahabat sahabatku, dengan doa yang mengalir di dalam darahku.

berdiri di titik nadir bukanlah sebuah kegagalan menurutku, tapi suatu awal yang sempurna….sangat sempurna untuk memulai semua dari yang baik dari titik nol, dimana ternyata cinta kepada diri kita sendiri adalah sebuah hal yang kita miliki secara hakiki dan cinta itulah yang membuat kita tetap hidup dan bertahan, karena disaat semua sudah tidak ada, hanya itulah yang kita miliki…….


Responses

  1. dekat dengan tuhan..!
    mau mati ya mbak he he he…

  2. Salam super –
    Salam hangat dari Pulau Bali –
    memang terkadang kita harus berdiri dulu di titik nol baru bisa melangkah ke titik positif…
    itu khan yang diajarkan matematika kepada kita ?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: