Posted by: Grace Paramita | November 24, 2009

ia tak ragu

sebuah ruang seakan mengisi relung relung jiwa dimana tercipta sebuah nuansa yang penuh bunga dan wangi….

jiwa dan hati bukan tercipta dari baja yang bisa ditempa setiap detik dengan kekerasan sebuah hati yang merasa menang

jiwa dan hati memiliki batasan atas tempaan yang salah tempat

jiwa berkeliling mencari pandai besi yang mau menempanya menjadi sebuah besi yang indah dan berguna

pandai besi itu ada , ia bukan pandai besi yang membuatkan keris untuk ken arok, ia seorang pandai besi yang sedang menempa sebuah besi menjadi sesuatu yang indah dan ia menolak untuk mengerjakan yang lain karena ia bercita cita tinggi atas besi itu

jiwa itu mencari lagi sebuah taman yang penuh bunga, tanah lapang untuk dibangun sebuah rumah kecil, sebuah ayunan untukj jiwa itu mengayun dan merajut mimpi

tanah lapang, dengan sebuah rumah kecil, ayunan, dan taman mungil penuh bunga itu sudah ada, dan kini tinggal jiwa jiwa itu masuk kedalamnya

ia tak ragu
ia tak takut
ia hanya menunggu waktu…….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: