Posted by: Grace Paramita | August 7, 2009

Tribute to WS Rendra

Surat Suami kepada istrinya – WS Rendra

…Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh/
Hidup adalah untuk mengolah hidup/
bekerja membalik tanah/
memasuki rahasia langit dan samodra
serta mencipta dan mengukir dunia
Kita menyandang tugas
kerna tugas adalah tugas
Bukannya demi sorga atau neraka
Tetapi de mi kehormatan seorang manusia
Kerna sesungguhnyalah kita bukan debu
meski kita telah reyot, tua renta dan kelabu/Kita dalah kepribadian
dan harga kita adalah kehormatan kita
Tolehlah lagi ke belakang
ke masa silam yang tak seorang pun kuasa menghapusnya….

hari ini 7 august 2009, telah meninggal dunia sastrawan , anak bangsa, pemberi pencerahan terhadap dunia sastra indonesia WS Rendra, meninggal di RS Mitra Kelapa Gading

Indonesia kehilangan seoragn sastrawan yagn memberikan nuansa baru dalam dunia sastra kita,

selamat jalan Burung Merak, selamat jalan pejuang sastra indonesia, selamat jalan WS Rendra.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: