Posted by: Grace Paramita | January 16, 2009

aku menikmatinya

getar getar aneh masuk didalam kalbu, tak bisa kuraba, hanya kurasa
bias bias merah merona diwajah, tak bisa kulihat hanya kurasa
panas membara di dalam dada, tak biisa kusentuh hanya ku rasa menjalar bersama darah dalam diriku
tertunduk malu entah mengapa…

rasioku mati tertinggal dimasa lalu entah dimana
logika ku hilang bersama angin yang menyapu bayang bayang lama
nurani ku bingung memilah antara dua duniia
hatiku terpaku pada bayang banyang yang lewat sekelebat bersama masa lalu

berdiri tegak diantara dua garis keras
mencoba membaurkannya bersama pelangi
mencoba menjalin pelangi didalam hati
tapi garis itu tidak mau bersatu

aku tak tahu apa yang akan terjadi didepan sana
aku juga tak tahu apa mau hatiku
perlahan aku tertegun ada angin membawa lagu yang membuatku kembali kemasa lalu
apa ini pertanda ?

berdiri tegak didetik ini dengan pikiran kosong
biar semuanya terjadi dengan sendirinya
biar semuanya terjadii dengan harapan akan sebuah pengharapan
biiar semuanya terjadi tanpa ada intevensi dari diriku
biiar semuanya terjadi diluar kontrol diriku
biar semuanya terjadi sesuai kehendak alam
yagn sudah habis akan habiis
yang baru muncul akan bersemi
biar bulan tersenyum malu
biar matahari tertawa

berdiri disini dan membiarkan semuanya terjadi sesuai kehendak alam aku tidak melawan karena aku tidak mau melawan …….

aku bahkan menikmatiinya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: