Posted by: Grace Paramita | August 29, 2008

suami

cerita seorang kawan :

seoragn wanita berusia 29 tahun…..she has a cancer and it was spread everywhere…..suaminya menunggunya setiap detik..menyuapinya makan……..memberinya susu…..menungguinya setiap hari dirumah sakit…..suaminya tinggi……cakep….dan soleh……

bunda ayo makan….ayo makan….tiap kali dengan sabarnya ia menyuapi istrinya yagn seakan sudah tahu bahwa waktunya tak akan lama lagi……

saat itu tiba dan suaminya berbisik kepada sang istri bahwa ia akan menjadi imam dan sholat bersama…..ia meminta semua orang keluar dari ruangan rumah sakit itu…..dan degnan telaten di ajak istrinya untuk wudhu dan ia memimpin sholat bersama istrinya dalam keadaan lemah….dan tak lama ia terkulai diam dengan damai…….suami itu telah mengantarkan istrinya menghadap Sang Khalik degnan cara yagn paling indah…………..

sms dikirimkan dari suaminya kepada semua orang…….dari handphone almarhum istrinya……ia menyiapkan semua penghormatan terakhir dengan penuh cinta……..suami itu memandikan jenazah istrinya……..ia yang memimpin sholat jenazah……ia meminta kepada pak Ustadz agar ia diijinkan memimpin sholat ………….ia yagn memanggul keranda istrinya…………….ia juga yang duduk didalam mobil jenazah dan memegangi keranda itu……….

tiba di pemakaman……ia turun ke liang lahat…..ia menerima jenazah istrinya……ia juga yagn membuka tali kain kafannya…….ia mennyuarakan adzan untuk almarhum istrinya………..

ia naik ke atas dan dengan menggandeng putranya yang berusia 7 tahun dan putrinya yagn berusia 1 tahun…..ia berkata pada anaknya ” nak,  itu bunda didalam…..Bunda pergi dengan bahagia….selamat jalan BUnda”………..

air mata menetes dari semua yagn hadir…..betapa mulia dan tabah suami ini……..

dalam sambutan terakhirnya ia menguraikan bagaimana istrinya berjuang melawan kanker dan perjuangan membesarkan bayi cantik ini sambil melawan kanker……….dan bayi yang kami perjuangakan adalah bayi cantik yang saya gendong ini……….

ia berpuisi…..betapa ia merasa beruntung pernah mendampingi wanita yang sangat dicintainya walaupun hanya beberapa tahun…….ia berjanji akan menjaga kedua anaknya dengan sepenuh cinta…..

lalu ia mengambil bunga dan menebarkan di atas tanah merah basah itu……….

esoknya ia mengirim email kepada semua teman,…berterima kasih atas segala perhatian dan kasih yagn diberikan kepada almarhum istrinya……..

based on true story……..laki laki itu sampai saat ini masih meletakan bunga di makam istrinya setiap hari…………


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: