Posted by: Grace Paramita | August 13, 2008

Ia dan lelaki itu

lelaki itu katanya memujanya…..

lelaki itu katanya mau membawa cinta………..

lelaki itu katanya mau menjaganya……..

dalam ucapannya ia melihat semangat dan ketabahan…..

bila mereka bertatapan matanya bermakna sejuta rasa………

bila berpegangan dunia melembut selembut gengaman tangannya…..

bisa ia menyandar di dadanya……..dunia runtuh dan jungkir balik katanya……..

bila ia menatap binar matanya………lelaki itu akan menutup perlahan dan membuang padangannya…

ia bertanya ………..kenapa ?

lelaki itu menjawab ” i cannot stand your angelic eyes”……….

pandangan yagn merontokan jiwa katanya………….

kepada ia …lelaki itu bisa menjadi dirinya sendiri…….

ia bisa menjadi manja……….ia bisa menjadi penjahat………..ia bisa menjadi hero dengan menceritakan segala pertualangannya……….

ia tidak harus menjaga tindak tanduknya……ia bisa mengeluarkan segala ketakutannya……segala resah dan gelisahnya………

kepada ia   lelaki itu bisa melepaskan topengnya……………

ia dan lelaki itu berjalan beriringan tanpa harus bergandengan….

ia dan lelaki itu berjalan satu arah …satu tujuan…….dengan target yang berbeda

ia dan lelaki itu tersenyum penuh arti

hanya mereka yagn tahu apa arti senyuman itu……….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: